PT. Sinar Katulistiwa Nusantara ( Pers )

adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang media Cyber yang bernama

Koordinatberita.com berakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

Alamat redaksi: Jl. Bibis Tama, Surabaya Jawa Timur- Telpon: 087853787634 Email:khoirulfatma13@gmail.com - redaksikoordinatberita@gmail.com

©2018 BY KOORDINAT BERITA.com

Koruptor Di BRI Cabang Surabaya Manukan Kulon, Senilai Rp 10 M, Di Tetapkan Tersangka Baru

“Peran Tersangka Dalam Kasus ini, Sebagai Pengganti Dokumen Fiktif”

Kasi Pidsus Kejari Surabaya, Heru Kamarullah/Koordinatberita.com


Koordinatberita.com,(Surabaya)- Kasus korupsi yang ada di tubuh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Surabaya Manukan Kulon tekait dokumen kredit modal kerja (KMK) Fiktif telah terbongkar. Akibatnya kerugian negara ditaksir sebesar Rp 10 miliar. Dan kini, Kejari Surabaya telah menetapkan tersangka baru yang berinisial NC.


Kejari Surabaya melalui Kasi Pidsus, Heru Kamarullah, saat dikonfirmasi Koordinatberita.com terkait Penetapan tersangka. "Benar, hari ini kami telah menetapkan satu tersangka baru dengan inisial NC," kata, Rabu (10/7).


Dijelaskan Heru, NC ditetapkan sebagai tersangka baru setelah penyidik melakukan gelar perkara.


"Hasilnya, tersangka NC ini ikut berperan dalam menyiapkan dokumen fiktif yang dipakai oleh dua tersangka lainnya untuk permohonan kredit modal kerja di BRI," jelasnya.


Saat ini, Penyidik masih mencari keberadaan tersangka NC. Pasalnya, sejak proses penyidikan, Warga Jalan Gadukan Surabaya itu selalu mangkir.


"Pernah datang sekali waktu diperiksa sebagai saksi atas dua tersangka sebelumnya, dan selanjutnya tidak pernah datang lagi," ungkap Heru Kamarullah.


Dari data yang didapat Koordinatberita.com, tersangka NC ini memiliki nama panjang Nur Cholifah. Ia pernah bekerja di BRI Cabang Surabaya Manukan Kulon dan berhenti pada 2015 lalu.


Dalam kasus ini, Nur Cholifah diketahui sebagai broker dana talangan. Ketika debiturnya tidak bisa membayar, Ia mengalihkan jaminan debiturnya berupa sertifikat  ke Lanny Kusumawati Hermono dan Nanang  Lukman Hakim (tersangka dalam berkas terpisah).


Ketika disetujui oleh pihak debitur atas pengalihan jaminan sertifikat itu, Nur Cholifah bersama Lanny Kusumawati dan Nanang Lukman Hakim justru mengalihkan jaminan sertifikat tersebut ke BRI, dengan memakai dokumen dokumen palsu yang telah disiapkan oleh tersangka  Nur Cholifah.@_Ries/Oirul

19 tampilan