Tuntutan Di Tunda, Dhani Lepas baju Putih dan Ganti T-Shirt Hitam ‘Tahanan Politik’


Koordinatberita.com, ((Surabaya)- Terdakwa Ahmad Dhani Prasetya (ADP) dalam kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya. Kini, lagi-lagi bikin sensasi, bahkan sempat mengalami ricuh kesekian kalinya. Dan bukan hanya itu yang di perbuat. Dhani, juga melepas baju putih dan ganti T-Shirt yang dipakainnya bertuliskan ‘Tahanan Politik’


Hal ini seperi terjadi pada sidang sebelumnya yaitu Selasa, (12/9/2019) saat itu, dirinya ADP dibawa ke ruang tahanan telah terjadi kericuhan antara kuasa hukum serta pihak kejaksaan tak luput awak media juga terbawa oleh kericuhan itu. Dimana kuasa hukum menolak kliennya ditahan.

Dengan tegas Pihaknya (ADP) menyatakan dirinya keberatan atas penahanannya.


“Saya ditahan oleh Pengadilan Negeri tanpa tahu sebabnya. Saya bukan tahanan. Tolong teman-teman media,” ujarnya pentolan band Dewa 19 tersebut, Selasa, (12/9/2019).


Pantauan Koordinatberita.com di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Usai sidang tuntutang yang mengalami penundahan dua Pekan lagi yakni tanggal 23 April 2019 baru akan dibacakan oleh JPU.


Kemudian ADP digiring keluar dari ruang sidang melalui pintu belakang (pintu majelis hakim,red) oleh jaksa pembantu, untuk menuju mobil tahanan.


Namun hendak menuju mobil tahanan, ADP meminta agar diberi kesempatan untuk sedikit memberikan statemen kepada wartawan. Tapi, jaksa tak menggubrisanya dan leher ADP dirangkulnya agar sesegerah menuju mobil tahanan.


Waktu itu Ahmad Dhani tiba-tiba berhenti untuk memberikan pernyataan ke awak media yang sudah menantinya.


“Sudah fotonya? Sudah?" ujar Dhani.

Setelah diam beberapa saat, Dhani yang mengenakan kaos hitam bertuliskan tahanan politik tersebut mengangkat tangan menunjukkan simbol dukungan salah satu capres cawapres.


"Allahu Akbar!" teriaknya sembari mengacungkan jari. Usai mengacungkan jari, Dhani kemudian langsung masuk ke dalam mobil tahanan


Karena merasa Aldwin Rahardian sebagai tim Penasehat Hukum Pentolan Group band Dewa 19,” klien kami, Mas Dhani jangan diperlakukan seperti itu,” teriaknya.


Ia menuturkan bahwa aksi tarik tersebut dikarenakan petugas kejaksaan tidak membiarkan Dhani bertemu wartawan. Padahal pada momen sidang tuntutan tersebut, Dhani ingin memberikan pernyataan secara langsung kepada media.


"Tadi di dalam ada wartawan ingin wawancara. Ya sudah kita sampaikan di depan saja. Cuma mau tanya tanggapannya tentang penundaan sidang sampai 2 pekan ini," terang Aldwin.@_Oirul.


41 tampilan

PT. Sinar Katulistiwa Nusantara ( Pers )

adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang media Cyber yang bernama

Koordinatberita.com berakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

Alamat redaksi: Jl. Bibis Tama, Surabaya Jawa Timur- Telpon: 087853787634 Email:khoirulfatma13@gmail.com - redaksikoordinatberita@gmail.com

©2018 BY KOORDINAT BERITA.com