Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • redaksikoordnatberita

Dampak Vius Corona, Hantam Perekonomian Global Termasuk Indonesia. Ini Ceritanya

Baca Juga: opsi-stop-impor-bahan-baku-mamin-dari-china


”Sri Mulyani: Virus Corona Bakal Ganggu Ekspor - Impor Indonesia”

Dampak Vius Corona Hantam Perekonomian China, Indonesia pun. Ini Cerita Sri Mulyani/Foto: Ilustrasi Koordinatberita.cok


Koordinatberita.com| NASIONAL~ Tampaknya dengan adanya Virus corona telah menghantam ekonomi global. Hal ini sudah dirasakan kekhawatiran pemerintah RI.


Seperti yang disampaikan Sri Mulyani telah memperkirakan terkait munculnya virus mematikan asal China ini akan berdampak pada aktivitas ekspor dan impor Indonesia.


Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, virus corona sangat memukul perekonomian China. Indonesia pun, kata dia, akan terdampak karena Negeri Tirai Bambu itu merupakan mitra dagang terbesar Indonesia.


Sri Mulyani memprediksi, kinerja ekspor dan impor di kuartal I 2020 ini akan sulit. Apalagi jalur penerbangan dan pariwisata dari China ke Indonesia maupun sebaliknya saat ini telah diblokir.


"Tapi kuartal I rasanya akan sangat sulit dan itu pengaruhnya ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia, baik jalur tourism, harga komoditas, dan ekspor kita secara umum," ujar Sri Mulyani usai mengisi kuliah umum di FEB UI, Salemba, Jakarta, Senin (3/1).


Meski demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu memastikan struktur ekonomi Indonesia akan tetap berimbang. Sebab pemerintah akan terus mendorong sektor manufaktur, pertanian, dan perikanan sebagai substitusi impor dan ekspor.


"Ini terus kita lakukan supaya struktur ekonomi kita menjadi lebih berimbang, dari sisi sektoral manufaktur link ekspor dan substitusi impor, tapi kita juga punya pariwisata yang akan terpengaruh. Perdagangan cukup bagus, pertanian, kita harus tetap bisa jaga," jelasnya.


Tak hanya itu, Sri Mulyani melanjutkan, pemerintah juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan di sektor properti untuk meningkatkan konsumsi. Ia berharap hal ini akan membuahkan hasil pada pertumbuhan ekonomi domestik.


"Kita juga sudah banyak keluarkan policy dan sektor-sektor properti untuk konsumsi, kita harap ada hasilnya," tambahnya.


Pemerintah pada Kamis (2/2), telah memberlakukan larangan masuk bagi pendatang dari China. Hal ini dilakukan seiring angka kematian dan penderita virus corona yang terus bertambah di China dan beberapa negara.


"Semua pendatang yang tiba dari mainland China dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma.


"Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrival untuk warga negara RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang bertempat tinggal di mainland China untuk sementara dihentikan," lanjut Retno.


Tidak disebutkan sampai kapan larangan ini berlaku. Indonesia akhirnya mengikuti langkah beberapa negara yang telah lebih dulu memberlakukan larangan masuk bagi warga China. Di antaranya adalah Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Singapura.@_Red


Sumber:

Kumparan

12 tampilan
  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn

©2018 BY KOORDINAT BERITA. PT Sinar Katulistiwa Nusantara (