Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

JPU Sebut 35 Saksi, Termasuk Anak Walikota Risma Akan Dihadirkan Dipersidangan


Koordinatberita.com | SURABAYA- Dalam Perkara Amblesnya Jalan Gubeng No 88, akibat dari proyek pembangunan Rumah Sakit Siloam dalam pengerjaan Gubeng Mixed Used. Terkait hal itu, dikabar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim akan menghadirkan saksi sebanyak hampir 35 lebih dipersidangan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya salah satunya putra dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma, Fuad Benardi. Jum’at, 11/10).


Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Rahmat Hari Basuki, Dini Ardhany menjelaskan, Para saksi itu tercantum dalam dua berkas terpisah. Berkas pertama terdiri dari tiga terdakwa dari PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) dan berkas kedua juga terdiri dari tiga terdakwa dari pihak pemilik proyek, PT Saputra Karya.


“Ya benar kami akan menghadirkan semua, berkas terdakwa PT NKE kurang lebih 35 (saksi),” kata jaksa Dini Ardhany, saat dikonfirmasi Koordinatberita.com usai jalani sidang di PN Surabaya, Kamis, (10/10).


Menurutnya, para saksi itu kebanyakan dari pihak swasta yang digandeng PT Saputra Karya dalam pengerjaan proyek Gubeng Mixed Used Development, gedung pengembangan dari Rumah Sakit Siloam. Ada juga saksi dari pihak Pemerintah Kota Surabaya berkaitan dengan penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB.


Sayang, Dini Ardhany tidak menyebutkan nama daftar saksi dari Pemkot. Tetapi Dia (Dini Ardhany.Red) juga membenarkan bahwa nama putra Risma, Fuad Benardi, masuk dalam daftar saksi.


“Kita panggil semua (saksi), termasuk Fuad kita akan panggil karena ada di dalam BAP (berita acara pemeriksaan),” katanya.


Ditanya dalam kapasitas sebagai apa Fuad dalam proyek Gubeng Mixed Used Development sehingga keterangannya diperlukan? Apakah terkait perijinan proyek? Jaksa Dini Ardhany tidak menjelaskan. Pihaknya meminta jangan sekarang. “Hari ini, kan sidang terkai perencanaan pembangunan dan bukan perijinan yang kita ungkap.” ujarnya.


Kasus Gubeng ambles mendudukkan enam terdakwa di kursi pesakitan. Mereka terbagi dalam dua berkas. Para terdakwa itu ialah tiga terdakwa dari PT Nusa Kontruksi Enjiniring, yakni Direktur Operasional Budi Susilo, Site Manager Aris Priyanto, dan Project Manager Rendro Widoyoko; dan dari PT Saputra Karya, yakni Ruby Hidayat, Lawi Asmar Handrian, dan Aditya Kurniawan Eko Yuwono.@_Oirul

 
muhajir.jpeg
Independence Koordinatberita.com.jpg

Koordinatberita.comberakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

Alamat redaksi: Jl. Bibis Tama, Surabaya Jawa Timur- Telpon: 087853787634 Email:khoirulfatma13@gmail.com- redaksikoordinatberita@gmail.com

PT. Sinar Katulistiwa Nusantara ( Pers

Keluarga Besar Koordinat Berita
  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn