Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • redaksikoordnatberita

Potensi, Anak Sulung Walikota Surabaya dan Ery Cahyadi Akan Diseret Sebagai Saksi


Koordinatberita.com (Surabaya)- Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim akan berencana menyeret Putra sulung Walikota Surabaya,(Tri Rismaharini) yakni Fuad Bernardi juga mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kota Surabaya, Erry Cahyadi dipersidangan sebagai saksi dalam kasus amblesnya Jalan Gubeng yang menjerat enam orang sebagai terdakwa.


Hal tersebut sampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rachmat Hari Basuki usai persidangan dengan agenda pembacaan surat dakwaan untuk keenam terdakwa yang dibacakan secara terpisah, yakni terdakwa Budi Susilo, Rendro Widoyoko Aris Priyanto, Ruby Hidayat, Lawi Asmar Handrian dan Aditya Kurniawan Eko Yuwono.


Rencana diseretnya anak sulung Walikota Surabaya dan Dinas Cipta Karya, menurut Jaksa Rachmat Hari Basuki pada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.” Sementara, Fuad Bernardi juga mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kota Surabaya, Erry Cahyadi yang kami ketauhi dalam (daftar) saksi ada yakni terkait perijinan. Tapi, Kalau masalah perijinan nanti dibuktikan sama-sama. Dinas Cipta Karya sudah melihat perijinannya. Kepala Dinas akan jadi saksi. Untuk Fuad, Insyaallah saya cek dulu ya," kata Senin (7/10).


Jaksa yang bertugas di bagian Pidum Kejati Jatim ini juga enggan memberikan komentar tentang kapasitas Fuad Bernardi dalam perkara proyek basement perluasan RS Siloam di Jalan Raya Gubeng ini. "Kalau itu no comment," ucapnya.


Saat ditanya siapa saja saksi yang akan dihadirkan ke persidangan selain Fuad Bernardi dan Erry Cahyadi, Jaksa Rachmat Hari Basuki mengaku masih akan memilahnya.


"Kami akan pilah dulu, saksi yang kami hadirkan antara dua perkara dalam satu kesaksian. Dua perkara itu saksinya sama," terangnya.


Untuk diketahui, hari ini JPU Kejati Jatim membacakan surat dakwaan untuk ke enam terdakwa yang dibagi dalam dua berkas perkara.


Surat dakwaan untuk terdakwa Budi Susilo, Rendro Widoyoko dan Aris Priyanto dibacakan oleh JPU Rachmat Hari Basuki.


Sedangkan surat dakwaan untuk terdakwa Ruby Hidayat, Lawi Asmar Handrian dan  Aditya Kurniawan Eko Yuwono dibacakan oleh JPU Dini Ardhany.


Dalam surat dakwaanya, Para terdakwa tersebut didakwa dengan Pasal berlapis. Pada dakwaan kesatu, mereka dianggap melanggar Pasal 192 ayat  (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.


Sedangkan dalam dakwaan kedua, para terdakwa tersebut disangkakan melanggar 63 ayat (1) UU RI Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1.


Para terdakwa ini dianggap berperan penting dalam amblesnya jalan gubeng pada 18 Desember 2018 sekitar pukul 20.00 malam. Amblesnya Jalan Gubeng tersebut  merupakan efek dari adanya pengerjaan proyek galian basement samping RS Siloam milik PT Saputra Karya yang dikerjakan oleh PT Nusa Kontraktor Enjiniring Tbk.&_Oirul

21 tampilan

Koordinatberita.com

Lebih dari sekadar media digital, yang berafiliasi berita online, cetak, elektrnik, Tv atau kantor pemberitaan oleh swasta. koordinatberita.commengusung platform kolaboratif dan interaktif yang dibangun melalui inovasi, teknologi dan bukan media yang mengintervensi, tapi kritik cerdas. koordinatberita.com menjunjung tinggi kredibilitas, memegang teguh etika jurnalisme.

 

Koordinatberita.com berakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn

©2018 BY KOORDINAT BERITA. PT Sinar Katulistiwa Nusantara (