top of page
Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
Dalam pertemuan ini, Kalaksa BPBD Jatim memaparkan potensi bencana,  potensi SDM dan potensi peralatan yang dimiliki BPBD Jatim. Termasuk, potensi BPBD di Kabupaten/kota serta unsur penthahelix di Jawa Timur.
Dalam pertemuan ini, Kalaksa BPBD Jatim memaparkan potensi bencana, potensi SDM dan potensi peralatan yang dimiliki BPBD Jatim. Termasuk, potensi BPBD di Kabupaten/kota serta unsur penthahelix di Jawa Timur.

KOORDINATBERITA.COM| Surabaya - Kolaborasi penanggulangan bencana di Jatim bersama TNI dipastikan akan semakin kuat di masa-masa mendatang.


Itu setelah Tim Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II mengunjungi Kantor BPBD Jatim, Jumat (10/10/2025).


Kunjungan Tim Kogabwilhan II yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Brigjen TNI Robby Suryadi ini disambut langsung Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto bersama Tenaga Ahli BPBD Jatim Bige Agus Wahyuono dan Tim Pusdalops PB BPBD Jatim.


Dalam pertemuan ini, Kalaksa BPBD Jatim memaparkan potensi bencana, potensi SDM dan potensi peralatan yang dimiliki BPBD Jatim. Termasuk, potensi BPBD di Kabupaten/kota serta unsur penthahelix di Jawa Timur.


Berbagai kendala juga disampaikan, seperti, variasi dukungan kepala daerah terhadap BPBD di daerah, serta koordinasi dengan stakeholders di tingkat pusat.


Salah satu contohnya, normalisasi sungai lahar dingin di kawasan Gunung Semeru yang tidak bisa dilakukan karena menjadi kewenangan BBWS.


"Kami berharap Kogabwilhan II bisa memfasilitasi kendala itu sebagai upaya penguatan mitigasi bencana di sekitar wilayah Semeru,"ujarnya.


Kalaksa Gatot Soebroto juga menambahkan perlunya penguatan kesiapan Jatim dalam menghadapi potensi tsunami di pesisir selatan. Misalnya, dengan menambah EWS tsunami dan shelter evakuasi di sejumlah titik, seperti, di Pacitan.


Selain berdiskusi tentang permasalahan kebencanaan, Tim Kogabwilhan II juga meninjau fasilitas Pusdalops BPBD Jatim yang mampu memonitor berbagai kejadian bencana secara nasional dan bahkan internasional.


Tim Kogabwilhan pun mengapresiasi akses dan jejaring yang dimiliki BPBD Jatim hingga ke level multi nasional itu.


"Saya kira, apa yang dimiliki Jatim ini penting dan selaras dengan tupoksi kami untuk menjaga pertahanan di berbagai wilayah di Indonesia Timur," terang Aster Kaskogabwilhan II.


Seperti yang diketahui, Kogabwilhan II memang memiliki wilayah kerja tidak hanya di Jatim saja, tapi juga di berbagai provinsi lain, seperti, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Jawa Tengah, dan DIY.@Adm

 
 
 

Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya Nomor: 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal 7 Oktober 2025 untuk Kantor PT Pelindo Regional 3, serta Nomor: 21/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal sama untuk Kantor PT APBS
Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya Nomor: 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal 7 Oktober 2025 untuk Kantor PT Pelindo Regional 3, serta Nomor: 21/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal sama untuk Kantor PT APBS

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya-Kantor Pelindo Regional 3 dan anak usahanya, PT Alur Pelayaran Barat Surabaya ( APBS ) , digeledah oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya , Kamis ,( 9 Oktober 2025 ).


Pada saat penggeledahan, Kejari Tanjung Perak Surabaya menyita dokumen-dokumen penting terkait dugaan tindak pidana korupsi pemeliharaan dan pengusahaan kolam di Pelabuhan Tanjung Perak.


Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya Nomor: 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal 7 Oktober 2025 untuk Kantor PT Pelindo Regional 3, serta Nomor: 21/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal sama untuk Kantor PT APBS


Kepala Kejari (Kajari) Tanjung Perak, Ricky Setiawan Anas, melalui Kasiintel I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H kepada wartawan menjelaskan, penggeledahan tersebut melibatkan tim penyidik ​​gabungan yang terdiri atas 10 orang jaksa penyidik, 5 personel dari Tim AMC Asintel Kejati Jawa Timur, serta 6 personel pengamanan dari TNI.


Menurutnya , kami melakukan kegiatan ini Sesuai surat perintah, dan mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi pemeliharaan dan pengusahaan kolam terhadap kolam Pelabuhan Tanjung Perak mulai tahun 2023-2024.

ree

Selain dokumen, Kejaksaan juga mendapatkan barang bukti laptop dan dua handphone. “Jadi untuk substansi perkara belum dapat kami jelaskan secara global. Jadi untuk substansi perkara belum dapat kami jelaskan secara global bahwa di dalam proses penanganan perkara ini kita mendapatkan informasi dari masyarakat kemudian dilaksanakan proses penyelidikan. Di mana dari proses penyelidikan tersebut kita telah menemukan adanya peristiwa hukum dalam proses pemeliharaan dan pengusahaan terhadap pengerukan kolam pelabuhan Tanjung Perak 2023-2014.


Pengerukan sendiri melibatkan pihak ketika penindus ? Bahwa sebetulnya pihak pelindus sebagai pemilik kegiatannya kemudian melakukan penunjukkan langsung terhadap PT APBS. Di dalam prosesnya tersebutlah terdapat dugaan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, ” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjung Perak.


Sementara, Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 Karlinda Sari dalam siaran persnya tak menyangkal adanya peristiwa penggeledahan yang dilakukan korp adhyaksa ini.


Pihaknya juga menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang dilaksanakan oleh Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak di kantor PT APBS dan Kantor Pelindo Regional 3.


Kami pastikan bahwa manajemen bersikap terbuka dan kooperatif, serta memberikan akses kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Karlinda Sari.


Menurut Karlinda, kehadiran Tim Kejari Tanjung Perak di kantor Pelindo Regional 3 merupakan bagian dari proses pengumpulan data dan informasi. Ia memastikan bahwa kegiatan operasional PT APBS maupun Pelindo tetap berjalan normal.


Layanan kepada para pengguna jasa tetap berjalan sebagaimana mestinya. Komitmen kami adalah menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan dan pelayanan dengan lancar, pungkas Karlinda.@_Red

 
 
 
Bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, H. Rasiyo, BPBD Jatim menyerahkan bantuan material kepada warga terdampak di lokasi kejadian, Kamis (9/10/2025).
Bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, H. Rasiyo, BPBD Jatim menyerahkan bantuan material kepada warga terdampak di lokasi kejadian, Kamis (9/10/2025).

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya - Kejadian kebakaran rumah yang menimpa kawasan padat penduduk di wilayah Jemursari RT 4 RW 3, Kelurahan Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, medio September lalu juga menjadi perhatian BPBD Jatim.


Bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, H. Rasiyo, BPBD Jatim menyerahkan bantuan material kepada warga terdampak di lokasi kejadian, Kamis (9/10/2025).


Hadir juga dalam acara ini, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Plt. Kabid RR Dhani Aribowo, perwakilan BPBD Kota Surabaya, Camat Wonocolo Muslich Hariadi dan Lurah Wonosari M. Yasin.


Bantuan bahan material secara simbolis diserahkan anggota Komisi E DPRD Jatim H Rasiyo kepada Camat Wonocolo.


Adapun bantuan itu berupa, galvalum 150 batang, semen 20 sak, pasir 8 m³, cat tembok 25 Kg, cat besi 10 kg dan 20 paket sembako.


Usai meninjau bangunan rumah yang direhab secara swadaya, Rasiyo menyampaikan terima kasih kepada segenap kalangan yang telah peduli dengan warga terdampak kebakaran.


Ia berpesan kepada warga setempat, untuk memperhatikan betul konstruksi instalasi listrik. Karena, jika terjadi konsleting di satu rumah, maka akan berimbas ke rumah lainnya.


Sementara, Sutrisno, salah satu warga terdampak mengaku sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian anggota DPRD Jatim dan BPBD Jatim yang telah membantu bahan material, sehingga percepatan pembangunan rumah bisa dilaksanakan.


"Saat ini proses pembangunan sudah sekitar 60 persen, Insyaallah dalam waktu dekat ini sudah bisa selesai semua," ujar Sutris yang juga berprofesi sebagai tukang ini.@_Adm

 
 
 
Blog: Blog
bottom of page