top of page
Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya Nomor: 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal 7 Oktober 2025 untuk Kantor PT Pelindo Regional 3, serta Nomor: 21/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal sama untuk Kantor PT APBS
Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya Nomor: 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal 7 Oktober 2025 untuk Kantor PT Pelindo Regional 3, serta Nomor: 21/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal sama untuk Kantor PT APBS

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya-Kantor Pelindo Regional 3 dan anak usahanya, PT Alur Pelayaran Barat Surabaya ( APBS ) , digeledah oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya , Kamis ,( 9 Oktober 2025 ).


Pada saat penggeledahan, Kejari Tanjung Perak Surabaya menyita dokumen-dokumen penting terkait dugaan tindak pidana korupsi pemeliharaan dan pengusahaan kolam di Pelabuhan Tanjung Perak.


Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya Nomor: 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal 7 Oktober 2025 untuk Kantor PT Pelindo Regional 3, serta Nomor: 21/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tertanggal sama untuk Kantor PT APBS


Kepala Kejari (Kajari) Tanjung Perak, Ricky Setiawan Anas, melalui Kasiintel I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H kepada wartawan menjelaskan, penggeledahan tersebut melibatkan tim penyidik ​​gabungan yang terdiri atas 10 orang jaksa penyidik, 5 personel dari Tim AMC Asintel Kejati Jawa Timur, serta 6 personel pengamanan dari TNI.


Menurutnya , kami melakukan kegiatan ini Sesuai surat perintah, dan mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi pemeliharaan dan pengusahaan kolam terhadap kolam Pelabuhan Tanjung Perak mulai tahun 2023-2024.

Selain dokumen, Kejaksaan juga mendapatkan barang bukti laptop dan dua handphone. “Jadi untuk substansi perkara belum dapat kami jelaskan secara global. Jadi untuk substansi perkara belum dapat kami jelaskan secara global bahwa di dalam proses penanganan perkara ini kita mendapatkan informasi dari masyarakat kemudian dilaksanakan proses penyelidikan. Di mana dari proses penyelidikan tersebut kita telah menemukan adanya peristiwa hukum dalam proses pemeliharaan dan pengusahaan terhadap pengerukan kolam pelabuhan Tanjung Perak 2023-2014.


Pengerukan sendiri melibatkan pihak ketika penindus ? Bahwa sebetulnya pihak pelindus sebagai pemilik kegiatannya kemudian melakukan penunjukkan langsung terhadap PT APBS. Di dalam prosesnya tersebutlah terdapat dugaan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, ” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjung Perak.


Sementara, Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 Karlinda Sari dalam siaran persnya tak menyangkal adanya peristiwa penggeledahan yang dilakukan korp adhyaksa ini.


Pihaknya juga menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang dilaksanakan oleh Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak di kantor PT APBS dan Kantor Pelindo Regional 3.


Kami pastikan bahwa manajemen bersikap terbuka dan kooperatif, serta memberikan akses kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Karlinda Sari.


Menurut Karlinda, kehadiran Tim Kejari Tanjung Perak di kantor Pelindo Regional 3 merupakan bagian dari proses pengumpulan data dan informasi. Ia memastikan bahwa kegiatan operasional PT APBS maupun Pelindo tetap berjalan normal.


Layanan kepada para pengguna jasa tetap berjalan sebagaimana mestinya. Komitmen kami adalah menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan dan pelayanan dengan lancar, pungkas Karlinda.@_Red

 
 
 
Bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, H. Rasiyo, BPBD Jatim menyerahkan bantuan material kepada warga terdampak di lokasi kejadian, Kamis (9/10/2025).
Bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, H. Rasiyo, BPBD Jatim menyerahkan bantuan material kepada warga terdampak di lokasi kejadian, Kamis (9/10/2025).

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya - Kejadian kebakaran rumah yang menimpa kawasan padat penduduk di wilayah Jemursari RT 4 RW 3, Kelurahan Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, medio September lalu juga menjadi perhatian BPBD Jatim.


Bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, H. Rasiyo, BPBD Jatim menyerahkan bantuan material kepada warga terdampak di lokasi kejadian, Kamis (9/10/2025).


Hadir juga dalam acara ini, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Plt. Kabid RR Dhani Aribowo, perwakilan BPBD Kota Surabaya, Camat Wonocolo Muslich Hariadi dan Lurah Wonosari M. Yasin.


Bantuan bahan material secara simbolis diserahkan anggota Komisi E DPRD Jatim H Rasiyo kepada Camat Wonocolo.


Adapun bantuan itu berupa, galvalum 150 batang, semen 20 sak, pasir 8 m³, cat tembok 25 Kg, cat besi 10 kg dan 20 paket sembako.


Usai meninjau bangunan rumah yang direhab secara swadaya, Rasiyo menyampaikan terima kasih kepada segenap kalangan yang telah peduli dengan warga terdampak kebakaran.


Ia berpesan kepada warga setempat, untuk memperhatikan betul konstruksi instalasi listrik. Karena, jika terjadi konsleting di satu rumah, maka akan berimbas ke rumah lainnya.


Sementara, Sutrisno, salah satu warga terdampak mengaku sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian anggota DPRD Jatim dan BPBD Jatim yang telah membantu bahan material, sehingga percepatan pembangunan rumah bisa dilaksanakan.


"Saat ini proses pembangunan sudah sekitar 60 persen, Insyaallah dalam waktu dekat ini sudah bisa selesai semua," ujar Sutris yang juga berprofesi sebagai tukang ini.@_Adm

 
 
 

Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga terus mendampingi proses evakuasi hingga tuntas.
Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga terus mendampingi proses evakuasi hingga tuntas.

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya - Proses pencarian dan pertolongan korban ambruknya Mushalla Ponpes Al-Khoziny Buduran Sidoarjo yang dilakukan Tim Gabungan Basarnas, BPBD Jatim, TNI, Polri dan relawan telah tuntas pada hari ini, Selasa (7/10/2025).


Material bangunan yang menggunung di awal kejadian, Senin (29/9), kini telah bersih setelah dilakukan aksi percepatan penanganan dengan menggunakan sejumlah alat berat.


Korban yang ditemukan hingga akhir kegiatan Operasi SAR juga telah dibawa ke Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi.


Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga terus mendampingi proses evakuasi hingga tuntas.


Hadir juga sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, di antaranya, Kadis PU Bina Marga Jatim, Kadis PRKP Cipta Karya dan Kadinsos Jatim.


Selama proses evakuasi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah menteri juga telah memberikan perhatian khusus terhadap proses evakuasi korban, seperti, Menko Bidang PMK RI Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan Menteri Agama Nazarudin Umar.


Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii di lokasi Opsar menyampaikan, per hari ini, Selasa (7/10), operasi SAR secara resmi ditutup karena tugas pencarian dan penyelamatan dinyatakan sudah selesai.


Penutupan kegiatan Operasi SAR ini ditandai dengan apel pasukan yang diikuti segenap elemen yang terlibat dalam proses evakuasi.


"Kami menyampaikan terima kasih kepada Tim Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, relawan, dan seluruh elemen masyarakat yang sejak awal telah berjibaku melakukan evakuasi di zona terdampak," ujarnya.


Kepala Basarnas juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.


"Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” tuturnya.


Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menegaskan, Pemprov Jatim akan terus berada di lokasi hingga seluruh korban berhasil diidentifikasi dengan aman dan tuntas.


Per hari ini, Selasa (7/10) fokus penanganan korban akan beralih di RS Bhayangkara Polda Jatim bersama Tim DVI.


Selain proses identifikasi korban, Pemprov Jatim bersama para relawan juga memberikan pelayanan kepada wali santri, berupa pendampingan psikologis, penguatan spiritual dan kegiatan lainnya.@_Adm

 
 
 
Blog: Blog
bottom of page