top of page
Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
Berdasar catatan papan tulis tersebut, menunjukkan pantauan progres pengajuan berkas hibah pokok-pokok pikiran (pokir) tahun 2021 yang dilakukan oleh 11 koordinator lapangan atau korlap. 
Berdasar catatan papan tulis tersebut, menunjukkan pantauan progres pengajuan berkas hibah pokok-pokok pikiran (pokir) tahun 2021 yang dilakukan oleh 11 koordinator lapangan atau korlap. 

KOORDINABERITA.COM | Surabaya - Sebuah catatan papan tulis yang menempel di dinding rumah Nugroho mantan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) staf Kusnadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) periode 2019-2024, dibongkar lagi. Duh ngeri!


Berdasar catatan papan tulis tersebut, menunjukkan pantauan progres pengajuan berkas hibah pokok-pokok pikiran (pokir) tahun 2021 yang dilakukan oleh 11 koordinator lapangan atau korlap. 


Progres pengajuan berkas terbagi dalam empat kolom utama, yaitu jumlah berkas yang masuk, data yang di-upload di SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah), status ajukan, dan verifikasi.


Adapun nama-nama korlap tercatat dalam papan tulis ada Hasan, Fujika, Nugroho, Jody, Puguh, Sukur/Sofan, Ari, Tri Hehek, Imam, Sodiq, dan Rico. 


Karena stroke, Nugroho alias Fitriyadi Nugroho saat dikonfirmasi Terdakwa Jodi Pradana Putra pun mengaku banyak yang lupa soal hibah pokir Kusnadi. Termasuk, catatan yang dibacakan saat persidangan. 


“Setelah sakit saya lupa,” kata Nugroho, Kamis (29/1/2026) malam, di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.


Pun demikian, Gozi alias Mochammad Riza Ghozali menantu Fitriyadi Nugroho honorer yang ikut bekerja dibayar sekretariat DPRD Jatim juga berdalih tidak tau nama-nama yang disebut Terdakwa Jodi. “Saya tidak tahu,” dalihnya.


Sementara, sumber yang ada setelah sidang menyebut, jatah hibah pokir 1 titik kurang lebih nilainya Rp200 juta.


"1 titik nilainya Rp200 jutaan. Kalau 11 ya Rp2 miliar," pungkas narasumber. 


Sebelumnya, jatah nama-nama pokir Kusnadi yang beredar, antara lain: 


• Hasanuddin Rp20 miliar

• Mahud Bangkalan Rp20 miliar

• Agus Yuda Rp10 miliar

• Fujika alias Fujika Senna Oktavia Rp10 miliar

• Nugroho alais Fitriyadi Nugroho Rp10 miliar

• Puguh Rp10 miliar

• Imam BK Rp10 miliar

• Haji Nur Sampang Rp7,5 miliar

• Tri Hehex Rp5 miliar

• Saiful Sampang Rp5 miliar

• Jody alias Jodi Pradana Putra Rp5 miliar

• A alias ASB Wartawan Rp3 miliar

• Tape Blitar alias Ryan Bayu Rp3 miliar

• Wabup Bondowoso Rp2 miliar


Catatan tersebut tak lain tentang jatah hibah pokir Kusnadi DPRD Jatim.@_Oirul

 
 
 
Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut berlangsung saat kapal sedang proses bongkar muat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut berlangsung saat kapal sedang proses bongkar muat.

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya -  Sebuah kapal kargo Pacific 88 yang sedang sandar di dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak mengalami insiden miring hingga kontainer berjatuhan di laut dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan 

Tanjung Perak Surabaya, Senin (2/2/2026).


Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut berlangsung saat kapal sedang proses bongkar muat.


Karlindasari, Senior Manager Hukum dan Humas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3, mengakui adanya insiden kapal miring tersebut. 


Kronologi Kejadian dan Evakuasi Korban


"Dan kami telah melakukan proses evakuasi kapal Pacific 88 yang sandar di Dermaga 

Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak dengan mengamankan area, menghentikan sementara aktivitas di lokasi terdampak, serta melakukan koordinasi intensif dengan KSOP, Basarnas, Polairud, dan unsur terkait lainnya guna memastikan keselamatan personel dan penanganan insiden berjalan optimal," ungkap Karlindasari, Selasa (3/2/2026).


Dalam peristiwa tersebut, juga dilaporkan satu Anak Buah Kapal (ABK) hilang dan diprediksi ikut tercebur ke laut.


Dari hasil pencarian, yang dilakukan Tim SAR Kelas A Surabaya, sekitar pukul 16.00 WIB, ABK yang kemudian diketahui bernama Kasbi, 68 tahun, telah ditemukan dalam kondisi ABK meninggal dunia.


Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menjelaskan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang berjarak sekitar satu mil laut dari titik awal kejadian.


"Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian dan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Nanang.


Proses evakuasi jenazah berlangsung lancar. 

Setelah berhasil dievakuasi ke darat, jenazah korban langsung dibawa ke RS PHC Surabaya untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas berwenang.


Sementara untuk jumlah petikemas yang terjauh ke laut mencapai 30 box.


Dan sedang proses evakuasi agar tidak menghambat kegiatan sandar dan labuh kapal serta bongkar muat di dermaga Jamrud Selatan.@_Oirul

 
 
 

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan larangan kenaikan harga pangan saat kunjungan kerja ke Surabaya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kondisi harga bahan pokok di Kota Pahlawan tetap stabil menjelang perayaan Imlek dan Bulan Ramadan 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan larangan kenaikan harga pangan saat kunjungan kerja ke Surabaya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kondisi harga bahan pokok di Kota Pahlawan tetap stabil menjelang perayaan Imlek dan Bulan Ramadan 2026.

KOORDINATBERITA.COM | Surabaya – 

Di tengah isu kenaikan harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan, sejumlah komoditas di Kota Surabaya terpantau relatif stabil dan beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan harga.


Setelah beberapa hari yang lalu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan larangan kenaikan harga pangan saat kunjungan kerja ke Surabaya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kondisi harga bahan pokok di Kota Pahlawan tetap stabil menjelang perayaan Imlek dan Bulan Ramadan 2026.


Kepastian tersebut sekaligus menjadi jawaban sekaligus tindak lanjut pemerintah daerah atas arahan pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menyampaikan bahwa hingga akhir Januari 2026, stok pangan di Surabaya berada dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. 


Kondisi tersebut diperkuat dengan capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kota Surabaya tahun 2025 yang berada di angka 73,28, menandakan ketahanan pangan daerah berada dalam kategori baik dan relatif stabil.


"Menjelang Imlek dan Bulan Ramadan tahun ini, stok pangan di Kota Surabaya berada dalam kondisi aman," tegas Antiek saat dikonfirmasi pada Kamis (29/1/2026).


"Hal ini juga tercermin dari Indeks Ketahanan Pangan Surabaya tahun 2025 yang berada di angka 73,28. Kami terus melakukan pengawasan agar ketersediaan dan distribusi tetap lancar," imbuhnya.


Harga Komoditas Strategis Terpantau Stabil


Berdasarkan pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok di Jawa Timur per 27 Januari 2026, harga sejumlah komoditas utama di pasar-pasar Surabaya terpantau stabil tanpa kenaikan signifikan.


Harga beras premium tercatat Rp15.416 per kilogram, sementara beras medium berada di kisaran Rp12.666 per kilogram. Gula kristal putih juga relatif stabil di angka Rp16.833 per kilogram.


Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di Rp19.833 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp18.166 per liter, serta Minyakita tercatat Rp16.183 per liter. Sementara itu, harga daging sapi paha belakang terpantau stabil di angka Rp115.000 per kilogram.


Menariknya, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Daging ayam ras tercatat turun menjadi Rp36.250 per kilogram, sementara telur ayam ras menurun menjadi Rp27.583 per kilogram. Adapun harga daging ayam kampung berada di kisaran Rp65.833 per ekor dan telur ayam kampung stabil di angka Rp46.133 per kilogram.


Antisipasi Lewat GPM dan Operasi Pasar


Antiek menjelaskan, stabilitas harga tersebut tidak lepas dari langkah antisipatif Pemkot Surabaya dalam menghadapi potensi lonjakan permintaan jelang hari besar keagamaan. DKPP Surabaya secara rutin melakukan pemantauan pasar serta menjalin koordinasi dengan distributor dan pengelola pasar tradisional.


"Ketika permintaan meningkat atau pasokan rawan berkurang, kami akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyediakan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat," jelasnya.


Pemkot Surabaya juga menyiapkan langkah cepat berupa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun operasi pasar jika ditemukan indikasi kenaikan harga atau gangguan pasokan.


Dengan kondisi stok dan harga yang relatif stabil, Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berbelanja secara bijak menjelang Imlek dan Ramadan.


"Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying maupun penimbunan. Pemerintah memastikan stok pangan tersedia dan distribusi berjalan aman sehingga kebutuhan warga tetap terpenuhi," pungkas Antiek.@_Network

 
 
 
Blog: Blog
bottom of page