top of page

Armada Pengangkut Sampah Kota Surabaya Tidak Layak Oprasi & Bahayakan Pengguna Jalan

KOORDINATBERITA.COM – Sidak armada pengangkut sampah di Surabaya menemukan sejumlah kendaraan yang perlu segera diperbaiki. Mulai dari bak kontainer berlubang hingga lampu rem yang tidak berfungsi, temuan itu berpotensi memicu kebocoran air lindi dan membahayakan pengguna jalan.


Pemeriksaan dilakukan di Jalan Raya Tandes pada Kamis (4/6/2026) malam. Sejumlah armada milik swasta maupun armada pengangkut sampah kota diperiksa saat beroperasi menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Surabaya Wasis Sutikno mengatakan petugas menemukan beberapa kendaraan yang tidak dalam kondisi prima.


“Armada swasta ada yang bak kontainernya berlubang. Untuk armada kami, ada yang lampu rem belakangnya tidak berfungsi,” ujar Wasis dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).


Kerusakan yang ditemukan diminta segera diperbaiki tanpa menunggu jadwal perawatan rutin. Menurut Wasis, pengemudi harus segera melaporkan kerusakan agar tidak menimbulkan risiko saat kendaraan beroperasi.


Selain memeriksa kelayakan kendaraan, petugas juga mengecek kondisi penampungan air lindi pada truk compactor. Pemeriksaan difokuskan pada potensi kebocoran akibat seal yang rusak atau bagian penampungan yang mulai korosi.


Dalam sidak yang berlangsung sekitar pukul 19.00-21.00 WIB itu, sekitar 10 armada diperiksa. Beberapa kendaraan diketahui membawa volume air lindi cukup banyak, namun sistem penampungannya masih berfungsi dengan baik sehingga tidak ditemukan kebocoran.


Pengawasan serupa akan terus dilakukan di sejumlah jalur distribusi sampah menuju TPA. Selain memastikan armada laik jalan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah cairan sampah tercecer ke jalan yang dapat menimbulkan bau dan membuat permukaan jalan licin.


Saat ini terdapat 104 armada pengangkut sampah yang melayani 195 TPS di Surabaya. Di saat bersamaan, penyusunan SOP pengelolaan air lindi juga tengah dilakukan, termasuk opsi pembuangan lindi di TPS sebelum armada diberangkatkan ke TPA.


Untuk mendukung rencana tersebut, pengadaan 195 unit karcher ditargetkan rampung bulan ini. Nantinya setiap TPS akan dilengkapi satu alat pembersih guna mendukung pengelolaan air lindi yang lebih optimal dan mengurangi potensi pencemaran selama proses pengangkutan sampah.@_Oirul

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
Single Post: Blog_Single_Post_Widget
Recent Posts
Kami Arsip
bottom of page