top of page

5 hari Hujan Tanggul Kleseleon Jebol dan BPBD Tutup Mata

“Hektaran Tanaman Jagung Milik Petani Dihantam Banjir”

Koordinatorbrita.com| Malaka,NTT- 5 hari hujan di Desa Klseleon, Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka, hingga mengakibatkan Tanggul jebol. Selain itu juga hektaran tanaman jagung petani dihantam air banjie. Namun anehnya pihak Badan Penanggulangi Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Malaka, NTT tutup mata atau belum melakukan tindakan

Jebolnya tanggul sepanjang 8 atau 9 meter pada Kamis 1 April 2021 itu, sudah di laporkan oleh Kepala desa Kleseleon Kecamatan Weliman kepada Badan Penanggulani Bencana Deerah ( BPBD ) Pemerintah tingkat Kabupaten semenjak pagi hingga pukul 14.00 Wilayah Indonesia Tengah (Wita). Kendatinya hal itu sudah dilaporkan, namun tidak ada pihak pejabat daerah datan untuk melakukan tinjauhan ke wilayah terdampak.


Sementara, Maria salah satu warga dusun Kleseleon didatangi Koirdinatorbrita.com, jumat 2/4/2021 di lokasi jebolan tanggul mengatakan dari pagi sekitar jam 08.00 Wita, kami sudah ada di kebun untuk mengangkat jagung yang terendam air banjir, tetapi belum ada pejabat yang datang melihat jebolan tanggul tersebut. Kata warga.

"Belum ada kunjungan dari pihak pemerintah untuk melihat dan diperbaiki jebolan tnggul ini, maka kami sangat takut sekali kalau ada banjir susulan. Padahal jebolan tanggul ini, kami sudah sampaikan kepada kepala desa". Ujarnya.


Menurut Warga, bangunan tanggul yang jebol tersebut, dibangun semenjak tahun 2006, Kabupaten Malaka belum mekar dari Kabupaten Belu. Apakah dengan adanya bangunan tanggul semenjak tahun 2006, sehingga sudah layak rusak atau tidak? Kami pun tidak tau. Kemudian, sebelum jebolnya tanggul tersebut entah ada tanda- tanda retak pada 5 hari kunjung hujan ini pun, kami tdak tau. Sebab sudah hampir 1 minggu kami tidak datang ke kebun. Katanya.


Kepala desa Kleseleon Alfons Nahak. Mengatakan saya mendapatkan laporan dari Masyarakat tadi malam sekitar jam 9 lewat. Setelah saya dapat laporan langsung saya sampaikan pada warga segerah mengamankan barang-barang dan ternak. Sebab kalau tanggul itu jebol sudah jelas luapan Air kali(Banjir) kata Kades Kleseleon. Alfons Nahak di atas jebolan tanggul jumat.2/4/2021.


Dalam jebolan tanggul itu, saya sudah laporkan ke pihak pemerintah Kabupaten dan Balai Penanggulangi Bencana pada pagi tadi. Dalam laporan yang saya sampaikan ke tingkat kabupaten, untuk melakukan penanganan secara darurat sehingga warga bisa terhindar dari banjir. Ungkapnya.


Untuk sementara hasil laporan dari para warga korban yang ada itu, para petani pengolah lahan kering seperti kebun 5. HA dan sawah 5. HA, selain itu, Rumah warga terendam air banjir, Korban lain sepeeti ternak atau korban jiwa tidak ada. Pungkasnya.@_Dami Atok

54 tampilan
Single Post: Blog_Single_Post_Widget
Recent Posts