Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Cinta Ditolak, Ibrahim Culik Mantan Pacar & Diduga Pelecehan Seksual


Koordinatberita.com| SURABAYA~ Ibrahim (29) warga Guluk-Guluk Sumenep, Madura nekad menculik mantan kekasihnya, Wanda Novita Putri (23), warga Ngampel, Balongpanggang, Gresik. 


Tindakan itu dilakukannya lantaran Ibrahim sakit hati setelah menjalani berpacaran selama 5 tahun, namun ditolak saat akan melamarnya.

Tolakan tersebut ternyata tak memadamkan rasa cinta Ibrahim kepada Wanda. Ibrahim akhirnya menculik Wanda di tempat kerjanya Graha Family Blok YY Surabaya, Senin (4/8/2020) sore dengan mengajak ketiga temanya. Hakim (40), Zainudin (30) warga satu desa Ibrahim dan seorang lainnya yakni MQ alias KUD yang kini masih DPO.


Dihapadan petugas, Ibrahim nekad melakukan aksi itu dikarenakan masih menyimpan rasa cinta. "Saya masih sangat cinta sama dia. Jadi sudah tidak berpikir lagi bagaimana caranya" kata Ibrahim, saat ditanya petugas, Selasa (11/8/2020).


Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Surbaya, AKBP Sudamiran menyatakan, motif dari penyekapan tersebut dilatar belakangi sakit hati, karena tersangka diputus oleh korban, setelah menjalin hubungan selama 5 tahun.


Selain sakit hati, juga terdapat dugaan pelecehan seksual terhadap korban, dan petugas masih melakukan pengembangan terkait hal tersebut dengan melakukan visum.


"Motifasi penyekapan pertama adalah sakit hati, karena salah satu tersangka pernah pacaran selama 5 tahun dan diputus. Kemudian motivasi kedua ada dugaan pelecehaan seksual, ini masih kita dalami," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Selasa (11/8/2020). 


Sudamiran mengatakan kasus ini, berawal dari tersangka IB yang merupakan mantan pacar korban. Saat itu, pada Selasa 4 Agustus lalu, di kawasan Jalan HR Muhammad, tersangka membujuk korban untuk mengantarkan pulang. Namun saat diajak masuk kedalam mobil. Tiga rekan IB sudah menunggu didalam mobil dan melakukan perampasan barang milik korban. 


Selanjutnya, korban tidak dibawa tersangka kerumah asalnya, namun dibawa ke Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep dan disembunyikan hampir enam hari dirumah milik Habibi yang tidak jauh dari rumah tersangka IB. 


"Korban ditempatkan di salah satu kamar dikunci tidak boleh ke mana-mana dan kemudian alat komunikasinya juga diambil oleh tersangka,"ungkap Sudamiran. 


Tujuan dari pelaku melakukan penculikan terhadap korban. Sudamiran menyebutkan jika tersangka berasalan masih mencintai dan ingin kembali serta menikahi korban. 


"Karena dia tidak terima setelah diputus, padahal pacaran sudah 5 tahun.  Karena sesuatu hal, dia (tersangka IB) informasinya masih cinta sama korban," ungkap Sudamiran. 


Sementara itu, hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalam terkait korban yang selama hampir enam hari disekap oleh tersangka. Sudamiran menyampaikan jika ada dugaan pelecahan seksual yang dilakukan tersangka. 


"Ini masih kita dalami.. dugaannya ada pelcehan seksual, dan masih menunggu hasil visum," pungkas Sudamiran.@_Yu/Oirul