Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Uang Pemodal Ditilep Bos PT. Darmi Bersaudara Tbk, Kini Dipolisikan


Koordinatberita.com| SURABAYA~ Bos PT. Darmi Bersaudara Tbk, yakni Nanang Sumartono diduga melakukan penipuan terhadap PT Versailles Indomitra Utama sebagai investor senilai Rp 1,27 milliar dari jumlah total sebesar Rp 27 miliar dan kini berujung di kepolisian Kota Besar Surabaya.


Karena Nanang Sumartono yang dikenal sebagai pengusaha yang bergerak di bidang perdagangan kayu tidak ada itikad baik itu akhirnya dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. oleh Vicky Hartono, Warga Jakarta atas dugaan penipuan, dengan tanda bukti lapor nomor 577/VI/Res.1.11/2020/Restabes.Sby.


"Kami laporkan atas dugaan Pasal 378 KUHP," kata Vicky Hartono, Pada Koordinatberita.com, Rabu (9/9).


Diungkapkan Vicky, laporan polisi tersebut bermula ketika dia mendampingi PT. Darmi Bersaudara Tbk melantai di bursa. Kemudian dalam perjalanannya, perusahaan perdagangan kayu itu kebanjiran pemesanan dari luar negeri. Sayangnya, perusahaan tersebut kekurangan modal kerja.


“Mereka (PT Darmi Bersaudara Tbk) kemudian minta tolong kami untuk mengenalkan beberapa investor kami untuk membantu permodalan,” ungkapnya

Pada awal 2019, lanjut Vicky, total hutang emiten berkode saham KAYU itu sempat menyentuh angka Rp 27 miliar. Hutang tersebut berangsur berkurang karena jatuh tempo dan dibayar perusahaan. Namun dalam perkembangannya, rupanya pembayaran hutang menjadi tersendat dan macet.


“Sehingga mereka (investor PT Versailles Indomitra Utama) komplain pada kami. Karena kami yang mengenalkan, maka kami punya kewajiban moral. Untuk menjaga nama baik, terpaksa kami talangi hutang tersebut,” sambungnya.

Selanjutnya, Nanang Sumartono dan adiknya bernama Abdul Haris Noviyanto memberikan sejumlah cek pada Vicky dengan total Rp 650 juta. Namun cek tersebut tidak bisa dicairkan alias blong.

"Kami kesulitan menghubungi saudara Nanang, sehingga kami memutuskan untuk membuat laporan polisi atas cek kosong tersebut," kata Vicky.

Selain melaporkan ke polisi, Vicky juga mengajukan upaya hukum Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Darmi Bersaudara Tbk ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas pengakuan tunggakan hutang sebesar Rp 1,27 milliar.

"Saat ini PKPU nya sudah proses persidangan,"ujarnya.

PKPU tersebut, masih kata Vicky, dilakukan karena tidak ada itikad baik PT.Darmi Bersaudara Tbk untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Ditengah PKPU tersebut, Nanang mengutus bagian keuangan perusahaan bernama Desan untuk mengajukan perdamaian.

"Namun selalu ingkar janji, mau bayar hari ini gak jadi dan terus mundur, sehingga memaksa kami untuk menjalankan terus proses hukumnya," katanya.

Saat ini laporan polisi atas cek blong tersebut telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

"Informasi terakhir yang kami dapat sudah dalam tahap penyelidikan," tandas Vicky.@_Oirul

 
Independence Koordinatberita.com.jpg
Sumardi SH MH (Ucapan natal & Tahun Baru

Koordinatberita.comberakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

Alamat redaksi: Jl. Bibis Tama, Surabaya Jawa Timur- Telpon: 087853787634 Email:khoirulfatma13@gmail.com- redaksikoordinatberita@gmail.com

PT. Sinar Katulistiwa Nusantara ( Pers

Keluarga Besar Koordinat Berita
  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn