Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Dessy Demi Kasihnya Kepada Suami Rela Edarkan Sabu, Atas Perbuatannya JPU Tuntut 6 Tahun Penjara


Koordinatberita.com | SURABAYA~ Dessy Puspita Sari, demi kasih sayangnya kepada suami, rela melakukan perbuatan melanggar hukum yakni menjadi pengedar sabu. Kerana perbuatannya, perempuan yang masih berusia 19 tahun ini dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa.


“Menuntut pidana penjara terhadap Dessy Puspita Sari selama 6 tahun," kata jaksa Damang di ruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (9/12/2019).


Dalam surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo dari Kejaksaan Negeri Surabaya, terdakwa Dessy Puspita Sari dinilai terbukti menyimpan 2 poket sabu dengan berat 3, 22 gram dan melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


Selain hukuman badan, terdakwa juga diharuskan membayar denda sebesar 1 miliar. "Jika tidak dibayar diganti dengan kurungan penjara selama 3 bulan," tegas jaksa Damang dalam tuntutanya.


Usai pembacaan tuntutan, Ketua majelis hakim Anne Rusiane memberikan waktu satu minggu kepada penasehat hukum terdakwa untuk mengajukan pembelaan.


“Kita sepakati, pembelaan akan dibacakan tanggal 12 Desember,” pungkas hakim Anne pada terdakwa dan penasehat hukumnya.


Rasa cinta Dessy kepada suaminya yakni Davan Bramantya Putra (berkas terpisah), terungkap pada persidangan sebelumnya. Ia mengaku terlibat dalam peredaran narkoba karena ajakan suami. "Lagi-lagi cintanya, Pak. Mangkanya saya ikut," kata Dessy saat mejelis hakim menanyakan kenapa ikut bisnis terlarang itu.


Diketahui, pada hari Selasa 27 Agustus 2019 sekitar jam 14.00 Wib, terdakwa dan Davan Bramantya Putra (berkas terpisah) dihubungi Holis (DPO) agar datang ke tempat kost di Jl. Asempayung Gg Regency No.46 Surabaya, karena ada pembeli sabu.


Kemudian terdakwa dan Davan mengajak Rizal Usman (berkas terpisah) untuk pergi ke tempat kost tersebut. Ditengah perjalanan Davan mempir ke ATM BCA di Medokan Semampir Surabaya.


Setelah itu terdakwa dan Davan serta RIzal Usman melanjutkan perjalanan dengan megendarai sepeda motor Honda Vario Merah dengan No Pol : N-4650-AAO berboncengan bertiga.


Sampai ditempat kost Jl. Asempayung Gg Regency No. 46 Surabaya, terdakwa tidak melihat Holis, tapi yang datang malah petugas kepolisian dari BNN Surabaya yaitu Bambang Agus dan Made Parnada Dharma melakukan penangkalan dan penggeledahan.


Dalam penggeledahan ditempat kost terdakwa ditemukan barang bukti berupa 1 kotak kosmetik bertuliskan “Hello Kitty” yang didalamnya berisikan 2 poket serbuk sabu dengan berat 3, 22 gram, 9 klip plastik, 1 korek api gas, 3 tutup botol yang dilubangi, 3 sedotan plastik dan 1 pipet kaca.


Sedangkan pada Rizal Usman (berkas terpisah) ditemukan 1 buah kantong kain warna hitam yang berisi 1 pipet kaca, 1 tutup botol yang dilubangi dan 1 bungkus rokok yang didalamnya berisi 11 poket serbuk sabu dengan berat 5,44 gram.


Sedangkan untuk Davan Bramantya Putra ditemukan 1 kotak kaca mata warna hitam yang berisikan 4 poket sabu dnegan berat 7,88 gram berikut pembungkusnya.@_Oirul

 
muhajir.jpeg
Independence Koordinatberita.com.jpg

Koordinatberita.comberakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

Alamat redaksi: Jl. Bibis Tama, Surabaya Jawa Timur- Telpon: 087853787634 Email:khoirulfatma13@gmail.com- redaksikoordinatberita@gmail.com

PT. Sinar Katulistiwa Nusantara ( Pers

Keluarga Besar Koordinat Berita
  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn