top of page

Demokrat Lakukan Penyegaran Keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan di DPRD Jatim


Ketua Komisi D DPRD Jatim dr Agung Mulyono mengaku akan berusaha melanjutkan program-program yang sudah disusun Komisi bidang pembangunan era kepemimpinan Pak Kuswanto untuk disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan dan program Gubernur Jatim. (Ayul)
Ketua Komisi D DPRD Jatim dr Agung Mulyono mengaku akan berusaha melanjutkan program-program yang sudah disusun Komisi bidang pembangunan era kepemimpinan Pak Kuswanto untuk disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan dan program Gubernur Jatim. (Ayul)
Koordinatberita.com| SURABAYA- Fraksi Partai Demokrat melakukan penyegaran keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Jatim. Perubahan susunan AKD bagi FPD DPRD Jatim itu dibacakan dalam rapat paripurna DPRD Jatim, Senin (8/11/2021). Yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, sementara itu untuk pimpinan sidang paripurna yaitu wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak dan Anik Maslachah.

Perubahan yang cukup mendasar terjadi di Komisi D DPRD Jatim dimana Dr Kuswanto SH, MH yang sebelumnya menjadi ketua Komisi bidang Pembangunan dipindah ke Komisi C bersama H Samwil SH yang sebelumnya menjadi anggota Komisi D DPRD Jatim. “Jabatan ketua Komisi D DPRD Jatim diisi oleh dr Agung Mulyono yang sebelumnya menjadi anggota Komisi B DPRD Jatim,” kata Reno Zulkarnaen ketua FPD DPRD Jatim saat ditemui usai paripurna.


Selanjutnya untuk jabatan wakil ketua Komisi A DPRD Jatim, lanjut Reno tetap dipercayakan kepada Bayu Airlangga. “Pak Kusnadi yang sebelumnya ada di Komisi C dipindah ke komisi E dan saya sendiri yang semula di Komisi A pindah ke Komisi D DPRD Jatim,” terangnya.


Kemudian anggota FPD DPRD Jatim yang masuk Banggar adalah Reno Zulkarnaen, Agus Dono Wibawanto, Subianto, Kuswanto dan Samwil. Sedangkan yang ada di Bamus meliputi Bayu Airlangga, Agung Mulyono, Kusnadi, Hartoyo dan Zainal Abidin.


“Untuk Bapperda diisi oleh Hartoyo dan Eko Prasetyo Wahyudiarto. Kemudian Badan Kehormatan diisi oleh H Surawi. dan untuk calon pengganti Almarhumah Sri Subianti jika sudah dilantik akan masuk ke Komisi A DPRD Jatim,” beber Reno Zulkarnaen.


Perubahan keanggotaan FPD DPRD Jatim di alat kelengkapan dewan ini semata-mata untuk penyegaran jelang 2,5 tahun masa bhakti anggota DPRD Jatim periode 2019-2024.


“Kami berharap penyegaran ini dapat menjadikan kinerja FPD DPRD Jatim menjadi lebih baik dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan mengawal kepemimpinan duet Khofifah-Emil di Pemprov Jatim,” kata Reno.


Setelah dibacakan dirapat paripurna, Komisi D DPRD Jatim melakukan rapat internal yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah yang menggantikan korordinator komisi D DPRD Jatim, Achmad Iskandar yang berhalangan tidak hadir. Dimana dalam rapat tersebut dipilih ketua Komisi D DPRD Jatim, yaitu dr Agung Mulyono.


Masih di tempat yang sama, Ketua Komisi D DPRD Jatim dr Agung Mulyono mengaku akan berusaha melanjutkan program-program yang sudah disusun Komisi bidang pembangunan era kepemimpinan Pak Kuswanto untuk disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan dan program Gubernur Jatim.


“Saya khan baru serah terima, tentu saya akan koordinasi internal anggota Komisi D. Kemudian menyusun program kerja dan berupaya melanjutkan program-program yang sudah berjalan dan mengoptimalkan mitra Komisi D terkait dengan situasi dan kondisi yang ada di Jatim,” pungkas Agung Mulyono.

@_Adm
84 tampilan
Single Post: Blog_Single_Post_Widget
Recent Posts