Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH Turut Berbelasungkawa atas Meninggalnya KIai Nuruddin A Rahman


Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH’ yang juga berprofesi sebagai advokas turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas dipanggilnya tokoh ulama Jatim yaitu KH. Nuruddin A Rahman. Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur,
Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH’ yang juga berprofesi sebagai advokad turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas dipanggilnya tokoh ulama Jatim yaitu KH. Nuruddin A Rahman. Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur,

Koordinatberita.com| SURABAYA~ Salah satu anggota pengurus PWNU yakni Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH’ yang juga berprofesi sebagai advokad turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas dipanggilnya tokoh ulama Jatim yaitu KH. Nuruddin A Rahman. Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Nuruddin A Rahman, wafat, Jumat (8/1/2020) malam, pukul 22.45 WIB.

KH. Nuruddin A Rahman.( Foto: Net)
KH. Nuruddin A Rahman.( Foto: Net)

Wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Tonjung Burneh, Bangkalan, Madura itu beredar di grup-grup WhatsApp (WA) para kiai di Jawa Timur, terutama Madura.


Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH menurutnya Kiai Nuruddin tidak hanya aktif di PWNU Jatim. Tapi juga tercatat sebagai Sekretaris Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA). Paguyuban kiai yang lahir saat Orde Baru itu selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah, terutama jika menyangkut Madura.

Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH
Dr. HM. Ma’ruf Syah, SH, MH

Ketika terjadi pro-kontra Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), BASSRA tidak hanya minta ditunda, tapi juga menolak. Para kiai Madura itu bahkan mengundang Menko Polhukam Mahfu MD ke Madura. Akhirnya, menteri asal Pamekasan itu bertemu para kiai di Pendopo Agung Bangkalan, Ahad 26 Juni 2020.


“Ulama Madura sudah sepakat meminta RUU HIP bukan hanya ditunda, tapi mohon dibatalkan, karena ini bola liar yang akan menerjang semua kehidupan di Indonesia, dan ini akhirnya akan menjadi kekacauan yang sangat besar, “ kata Ma'ruf yang mengutip Kiai Nuruddin A Rahman melalui sejumlah media.@_**