Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • redaksikoordnatberita

Hadi Purnomo Terbukti Gelapkan Uang Perusahaan Rp. 19,3 M, Divonis 11 Tahun Penjara

Diperbarui: 8 Nov 2019


Koordinatberita.com| SURABAYA~ Drs. Ec, Hadi Purnomo, sebagai Kepala Bagian Administrasi Keuangan PT. Hasjrat Abadi Cabang Surabaya yang melakukan penggelapan uang perusahaan PT. Hasjrat Abadi (HA) Cabang Surabaya Jalan Ambengan No.63 Kota Surabaya, sebesar Rp. 19,3 miliar. Atas perbuatannya, Majelis Hakim Pengadilan (PN) Surabaya telah menvonis 11 tahun penjara dan denda Rp. 2 miliar dan subsider 1 tahun.


Melalui Majelis Hakim Edy Sutarno masih Wilaya hukum PN, Surabaya yang menyidangkan perkara penggelapan dan menggunakan hak jabatan untuk memperkaya diri ini, dengan agenda pembacaan vonis. Kamis, (7/11).


Dalam pembacaan amar putusan kepada Drs.Ec, Hadi Purnomo, bahwa majelis hakim menyatakan bersalah secara sah dan terbukti atas perbuatannya dalam melakukan penggelapan uang sebesar Rp. 19,3 miliar milik PT. Hasjrat Abadi dengan memanfaatkan jabatannya sebagai Kepala Bagian Administrasi Keuangan perusahaan.


Karena mejelis tidak menemukan alasan pembenar atau pemaaf yang dapat membebaskan terdakwa dari pertanggungjawaban hukum.


“Dan dinyatakan terbukti melanggar Pasal 374 KUHP dan melakukan pelanggaran Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Terdakwa Drs.Ec Hadi Purnomo, sah terbukti bersalah dan di hukum 11 tahun penjara dan dengan denda Rp. 2 miliar serta 1 subsider,” dalam pembacaan amar putusan hakim.


Adapun sebagai barang bukti yang diakui terdakwa tanah dan bangunan yang dikatakan hasil waris serta Emas dan barang bukti lainnya akan di rampas dan akan dikembalikan kepada PT. Hasjrat Abadi pusat.


“ Barang bukti yang dimiliki terdakwa akan dirampas, seperti tanah dan bangunan, Emas seberat 58 gram dan lainnya dari hasil kejahatannya,” tegas hakim Edy.


Untuk diketauhi pada tanggal 7 Agustus 2018, bagian keuangan PT. Hasjrat Abadi Kantor Pusat Jakarta meminta masing-masing cabang PT. Hasjrat Abadi agar mengumpulkan print out rekening koran selanjutnya setelah dilakukan pengecekan terhadap print out rekening koran dan resi BG (pangkal bilyet giro), Aris Rahmatdi selaku manager litigasi PT. Hasjrat Abadi Pusat Jakarta menemukan kejanggalan transaksi keuangan tahun periode bulan Januari 2018 sampai dengan Juli 2018 yaitu menemukan adanya uang milik perusahaan dipindahbukukan ke rekening pribadi.


Sementara usai sidang Jazim dan Kardono selaku tim Penasehat Hukum terdakwa mengatakan,” kami pikir-pikir dan perlu koordinasi dengan keluarga terdakwa,” ucap Penasehat

hukum.


Ucapan senada apa yang di sampaikan Jaksa Winarko dari Kejati Jatim mengatakan,” kami pikir-pikir dulu, sebab tuntutan yang kami berikan 13 tahaun penjara. Sedangkan majelis menvonis 11 tahun penjara.@_Oirul

14 tampilan

Koordinatberita.com

Lebih dari sekadar media digital, yang berafiliasi berita online, cetak, elektrnik, Tv atau kantor pemberitaan oleh swasta. koordinatberita.commengusung platform kolaboratif dan interaktif yang dibangun melalui inovasi, teknologi dan bukan media yang mengintervensi, tapi kritik cerdas. koordinatberita.com menjunjung tinggi kredibilitas, memegang teguh etika jurnalisme.

 

Koordinatberita.com berakta Notaris No: 27, PT. Sinar Katulistiwa Nusantara berbadan hukum siah terdaftar dalam Kementerian Hukum dan Ham RI, NomerAHU-0044771.AH.01.01. Tahun 2018 / Daftar Perseroan Nomer AHU-0124529.AH.01.11.Tahun 2018 Tanggal 21 September. 

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn

©2018 BY KOORDINAT BERITA. PT Sinar Katulistiwa Nusantara (