top of page

Anies Bakal Meradang, Bila Prabowo Rangkul Koalisi Perubahan


"Sinyal partai pengusung Anies menerima keputusan KPU setidaknya tergambar dari pertemuan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi pada Minggu sore kemarin," kata Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto, Senin (19/2).
"Sinyal partai pengusung Anies menerima keputusan KPU setidaknya tergambar dari pertemuan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi pada Minggu sore kemarin," kata Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto, Senin (19/2).

KOORDINATBERITA.COM| Jakarta - Pasca diumumkan secara resmi sebagai Presiden terpilih oleh KPU RI, Prabowo Subianto berpotensi merangkul barisan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.


Parpol Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang mengusung Capres-Cawapres Nomor Urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar adalah Partai Nasdem, PKS, dan PKB.


"Sinyal partai pengusung Anies menerima keputusan KPU setidaknya tergambar dari pertemuan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi pada Minggu sore kemarin," kata Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto, Senin (19/2).


Sugiyanto memprediksi pertemuan Prabowo dengan petinggi parpol Koalisi Perubahan cuma menunggu waktu.


"Rakyat Indonesia akan menyambut dengan suka cita dan riang gembira pertemuan tokoh-tokoh bangsa ini karena mencerminkan persatuan bangsa," kata Sugiyanto.


Sugiyanto mengingatkan bahwa Partai Nasdem, PKS, dan PKB adalah patner politik Gerindra. Pimpinan partai tersebut juga bersahabat dekat dengan Prabowo Subianto.


"Mereka adalah tokoh nasional yang memahami prinsip demokrasi modern. Hampir dapat dipastikan bahwa mereka akan menerima keputusan KPU jika mengumumkan Prabowo Subianto sebagai pemenang Pilpres 2024," kata Sugiyanto.


Sehingga apabila kubu Anies mengajukan gugatan hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK), mereka bakal gigit jari karena tidak didukung parpol koalisi.


"Sebaiknya Anies dan timnya menerima dengan legawa apapun hasil fakta politik pasca pengumuman resmi dari KPU," demikian Sugiyanto.@_Network

10 tampilan

Comments

Rated 0 out of 5 stars.
No ratings yet

Add a rating
Single Post: Blog_Single_Post_Widget
Recent Posts